Misi Gagal

– Tentang selingkuh dan remeh-temeh lainnya

Kata mereka, “setia” itu selingkuh tiada akhir. Kata saya, selingkuh itu setia yang berakhir. Sebentar, atau untuk waktu yang lebih lama.

Selingkuh itu ibarat sepotong blueberry cheese cake yang disantap saat sedang diet. Nikmat, namun ada perasaan bersalah saat, atau usai melahapnya.

Sampaikan salam kepada para penghuni kamar kos atau rumah kontrakan yang remang-remang, dengan sisa kehampaan yang berceceran. Entah mereka berang atau justru girang, karena nafsu terkalahkan oleh etika, yang gagal menuntaskan hasrat di dua pertiga malam.

“Tai kucing! Persetan dengan etika. Di kamar ini semua berlangsung secara impulsif, tidak sempat mampir ke otak dulu.”

Selamat dini hari, Jakarta. Sudah berapa banyak orang yang mendua, mentiga, dan menyekiankan kamu?

 
.
21 Juni 2011
Pk. 01:18